Posted by : yeptaenta Senin, 10 Juni 2013

Bermain dengan Harmonika Tremolo




harmonika tremolo
Memainkan sebuah harmonika tremolo? Mudah kok.. v(^_^)
Berbeda dengan harmonika diatonik pada umumnya, harmonika tremolo mempunyai ciri lubang yang bersusun dempet dan body yang panjang seperti yang sahabat #harmonicalovers lihat pada gambar di atas.
Harmonika tremolo ini mempunyai dua jenis jika dilihat dari jumlah lubangnya yakni
1. tremolo harp 16hole (32hole atas-bawah) dan

tremolo 16 lubang
2. tremolo harp 24hole (48hole atas bawah).

tremolo 24 lubang
Kebanyakan harmonika jenis ini mempunyai kunci nada “C” yang tab-notnya hampir sama dengan harmonika diatonik kunci nada “C”.
Namun karena harmonika tremolo dan diatonik mempunyai perbedaaan pada jumlah lubangnya maka pengaplikasian cara “tiup-sedot” pada lubang2nya pun berbeda. Jika pada harmonika diatonik 1 lubang bisa menghasilkan 2 nada bahkan lebih, maka pada harmonika tremolo 1 lubang hanya bisa menghasilkan 1 nada.
Untuk lebih jelasnya sahabat harmonicalovers bisa membandingkan tab-not pada harmonika diatonik dan harmonika tremolo 24hole berikut ini.


tab not harmonika diatonik





tab not harmonika tremolo

Beda dengan diatonik yang untuk mencari do dan re bisa pada lubang yang sama (hole 4), maka pada tremolo do dan re ada pada lubang 9&10 (lihat gambar)
Cara bermainnya?
Sebenarnya hampir sama dengan cara bermain harmonika diatonik kunci C, namun berbeda karena letak nada pada setiap lubangnya juga berbeda. Harmonika tremolo juga mempunyai 3 oktaf nada seperti kebanyakan harmonika lain (low – middle – high) tone.
Kita andaikan nada2 dg angka do=1, re=2, mi=3, dst.. jika T=Tiup S=Sedot maka dalam 1 tangga nada punya rumus T-S-T-S-T-S-S Jadi dalam prakteknya untuk memainkan 1 tangga nada pada harmonika adalah dengan cara T-S-T-S-T-S-S dengan catatan T=Tiup, S=Sedot.
Dimulai dari lubang mana?
Untuk harmonika tremolo 16hole rumus di atas dimulai dari lubang ke-5
Untuk harmonika termolo 24hole rumus di atas dimulai dari lubang ke-9
Kelebihan harmonika tremolo dibandingkan dengan harmonika diatonik mungkin terletak pada kelengkapan nadanya. Pada harmonika tremolo, seorang harpist tidak perlu memainkan teknik bending untuk mencari nada karena sudah tersedia. Berbeda dengan diatonik karena terdapat beberapa nada yang hilang sehingga membutuhkan teknik bending untuk mendapatkan nada yang hilang tersebut.

sumber: akun twitter @harmonicalovers dan @mendieyepta

- Copyright © 2013 My'Soul - Skyblue - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -